(0271) 891 033 mardi_lestari2@yahoo.co.id

PEKAN ASI 2021

ASI adalah nutrisi terbaik yang dapat ibu berikan saat bulan pertama melahirkan. IDAI telah merekomendasikan pemberian ASI secara eksklusif untuk enam bulan pertama kehidupan bayi. Saat enam bulan pertama ini, tidak dibutuhkan air, jus dan makanan lain selain ASI.

  1. Sistem kekebalan tubuh bayi lebih kuat.Air susu ibu mengandung zat antibodi pembentuk kekebalan tubuh yang bisa membantunya melawan bakteri dan virus. Jadi, bayi yang diberi ASI berisiko lebih kecil untuk terserang penyakit, seperti diare, asma, alergi, infeksi telinga, infeksi saluran pernapasan, konstipasi, sindrom kematian bayi mendadak, dan meningitis. Bayi yang diberi ASI juga berisiko lebih rendah untuk mengalami obesitas dan diabetes tipe 2 di kemudian hari, ketimbang bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif.
  1. Membuat Si Kecil Cerdas

Ingin memiliki anak yang cerdas atau memiliki IQ yang tinggi? Coba beri bibit jitu sejak dia masih kecil, yaitu ASI eksklusif. Menurut para ahli, asam lemak yang terdapat pada air susu ibu memiliki peranan penting bagi kecerdasan otak bayi. Selain itu, hubungan emosional antara Anda dan Si Kecil yang terjalin selama proses menyusui akan turut memberi kontribusi positif. Berbagai penelitian juga menunjukkan hasil yang mendukung pernyataan bahwa bayi yang mendapat ASI, memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi.

  1. Berat badan ideal.

Si Kecil lebih mungkin tumbuh dengan bobot tubuh normal jika diberi ASI eksklusif. Mengapa demikian? Para ahli mengemukakan bahwa ASI lebih sedikit merangsang produksi insulin ketimbang susu formula. Hormon insulin sendiri dapat memicu pembentukan lemak. Maka, ASI tidak banyak memicu pembentukan lemak pada bayi. Selain itu, bayi yang diberi ASI juga memiliki kadar leptin lebih tinggi. Leptin adalah hormon yang memiliki peranan dalam menimbulkan rasa kenyang dan dalam metabolisme lemak.

  1. Tulang bayi lebih kuat.

Bayi yang diberi susu selama tiga bulan atau lebih, memiliki tulang leher dan tulang belakang lebih kuat dibanding yang diberikan ASI kurang dari tiga bulan atau tidak sama sekali. Karena itu ASI eksklusif berperan penting dalam menunjang pertumbuhan tulang bayi yang kuat.

  1. Mendapat limpahan kolesterol.

Pada orang dewasa, kolesterol merupakan asupan yang tidak baik. Namun, itu tidak berlaku pada bayi. Kolesterol sangat dibutuhkan bayi guna menunjang tumbuh kembangnya dan zat ini banyak ditemukan pada ASI.

  1. Mengurangi risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

ASI eksklusif mampu mengurangi risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak saat Si Kecil tidur. Penelitian menunjukkan bahwa efek ASI dalam mengurangi risiko terjadinya SIDS baru akan terlihat jika ASI diberikan secara eksklusif minimal 2 bulan.

  1. Memperkuat hubungan ibu dan anak
    Saat menyusui, Anda akan bersentuhan dengan kulit Si Kecil dan saling bertatapan. Hal ini bisa memperkuat hubungan Anda dengannya.

Selain bermanfaat untuk bayi, menyusui juga memberikan keuntungan bagi sang ibu.  Berikut penjelasan mengenai manfaat menyusui bagi ibu.

  1. Menyusui Menghemat Biaya

ASI dapat Anda berikan dengan cuma-cuma kepada bayi Anda. Hal ini dapat menghemat pengeluaran biaya bila dibandingkan dengan pemberian susu formula.  Membeli susu formula dan perlengkapannya membutuhkan biaya sekitar 6 hingga 15 juta setiap tahunnya, tergantung berapa banyak kebutuhan bayi Anda. Selain itu, bayi yang diberikan ASI juga akan lebih jarang sakit sehingga biaya kesehatan yang dibutuhkan lebih rendah. 

  1. Menyusui Bermanfaat bagi Kesehatan Ibu

Menyusui dapat menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti:

  • Kanker payudara.
  • Kanker ovarium (indung telur).
  • Depresisetelah melahirkan.
  • Diabetes tipe 2(penyakit gula darah).

Saat ini, para ahli juga sedang mencari bukti manfaat menyusui dalam mencegah osteoporosis dan membantu penurunan berat badan setelah melahirkan.

  1. Menyusui Membuat Hidup Anda Lebih Mudah

Pada awalnya, menyusui membutuhkan sedikit usaha dibandingkan memberikan susu formula. Namun, menyusui akan menjadi lebih mudah ketika Anda dan bayi telah berada dalam sebuah rutinitas yang teratur.

Jika menyusui, Anda tidak perlu melakukan pembersihan botol susu ataupun dot. Selain itu, Anda juga tidak perlu membeli, menakar, dan mencampur susu formula dengan air. Anda pun tidak perlu menghangatkan botol susu di tengah malam.

  1. Menyusui Terasa Menyenangkan

Kontak fisik merupakan hal penting bagi bayi. Hal ini akan membantu bayi merasa lebih aman, hangat, dan nyaman. Ibu juga dapat merasakan manfaat dari kedekatan ini. Menyusui membantu ibu memiliki waktu yang berkualitas untuk menjalin hubungan dengan bayi secara tenang dan santai.

Kontak kulit ibu ke kulit bayi dapat merangsang peningkatan kadar hormon oksitosin pada ibu. Hormon oksitosin merupakan zat yang dikeluarkan oleh tubuh untuk membantu pengeluaran ASI dan dapat menenangkan pikiran.

  1. Waktu Kerja Tidak Banyak Hilang

Anak yang mendapatkan ASI akan lebih jarang sakit, sehingga waktu kerja ibu tidak bayak hilang akibat cuti/izin untuk mengurus anak yang sakit.

  1. Mempersingkat Waktu Pemulihan 

Selama kehamilan, ukuran rahim akan membesar sampai hampir memenuhi seluruh ruang perut. Setelah melahirkan, ukuran rahim akan perlahan kembali seperti semula. Mengapa demikian ?

Menyusui akan melepaskan hormon oksitosin. Hormon ini akan memicu kontraksi uterus sehingga ukuran rahim akan lebih cepat kembali ke ukuran awal. Penelitian juga menunjukkan bahwa ibu yang menyusui setelah melahirkan akan kehilangan lebih sedikit darah.

  1. Menurunkan Berat Badan 

Terdapat sebuah studi yang mengatakan, ibu menyusui akan lebih cepat mencapai berat badan sebelum hamil daripada ibu yang memberikan susu formula. Menyusui juga dapat memberikan efek jangka panjang terhadap berat badan.

Dalam sebuah penelitian lain, dilaporkan bahwa wanita yang menyusui selama 6-12 bulan memiliki persentase lemak tubuh  lebih rendah daripada yang tidak menyusui.

  1. Menyusui Dapat Menjadi Kontrasepsi Alami

Bila dilakukan secara rutin dan teratur, kegiatan menyusui juga dapat menjadi alat KB alami. Manfaat menyusui sebagai alat kontrasepsi sudah diakui oleh WHO. Studi menunjukkan bahwa cara ini efektif sebesar 98 persen, setara dengan alat kontrasepsi pil dan lainnya apabila digunakan sesuai dengan pedoman.

Namun, harus sesuai dengan tiga syarat berikut ini:

  • Menyusui secara eksklusif selama 6 bulan. Lakukan setiap 4 jam setiap harinya. Tidak boleh ada jeda lebih dari 4 jam sampai dua kali dalam satu hari.
  • Bayi harus berusia kurang dari 6 bulan.
  • Ibu belum mengalami menstruasi.

Saat menyusui secara eksklusif, akan terjadi pelepasan hormon prolaktin yang sekaligus dapat menghambat terjadinya pembuahan sel telur (ovulasi). Metode ini murah, mudah, alami dan tidak membutuhkan tambahan alat apa pun.

Demikian manfaat menyusui untuk ibu dan bayi. Selamat MengASIhi untuk seluruh ibu didunia.

Leave a Reply

Close Menu