(0271) 891 033 mardi_lestari2@yahoo.co.id

Pelatihan Basic Trauma dan Cardiac Life Support di RSU Mardi Lestari

Pergeseran visi di bidang kesehatan yang sebelumnya berorientasikan kepada aspek “kuratif” menuju ke aspek pelayanan kesehatan yang bersifat “preventif, promotif, and protectif” ( Paradigma Sehat ). Hal tersebut harus di antisipasi dengan menyediakan tenaga kesehatan yang semakin profesional yang mempunyai kemampuan kognitif dan afektif atau psikomotor termasuk di bidang emergency.

Kenyataan akhir – akhir ini menunjukkan bahwa penyakit cardiovasculer dan cedera pada kecelakaan kerja atau kecelakaan terutama kecelakaan lalu lintas telah semakin menonjol sebagai penyebab kematian di Indonesia ( 5,6 % per tahun). Kematian penderita gawat darurat akan terjadi dalam waktu singkat ( 4 – 6 menit). Disamping itu, karena ketidaktahuan dan ketidaktepatan serta kesalahan dalam memberikan pertolongan juga dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan.

Melihat kecenderungan masalah tersebut, dimana masalah kesehatan (kegawatdaruratan) akan semakin menonjol bahkan akan menjadi salah satu masalah kesehatan yang bermakna di samping masih tingginya angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit infeksi, maka hal ini menuntut kemampuan yang semakin profesional bagi tenaga kesehatan institusi pelayanan kesehatan ( Klinik Perusahaan, Hiperkes Perusahaan dan Rumah Sakit ) maupun institusi pendidikan kesehatan ( AKPER, AKBID, S1 Keperawatan, dan Kedokteran, dsb ) di sektor pemerintah maupun swasta sebagai pencetak tenaga kesehatan yang profesional

Menanggapi hal tersebut maka Tim Diklat RSU Mardi Lestari menyelenggarakan pelatihan BASIC TRAUMA LIFE SUPPORT, BASIC CARDIAC LIFE SUPPORT, BASIC LIFE SUPPORT bekerjasama dengan “JAKARTA MEDICAL SERVICES & TRAINING 119”. Peserta pelatihan  ini tidak hanya dari RS Mardi Lestari tetapi juga dari beberapa Puskesmas dan Rumah Sakit lain. Harapannya agar setelah mengikuti pelatihan ini tenaga kesehatan lebih profesional di bidang medical emergency.

Adapun tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peserta pelatihan ( Perawat, Bidan, dan Dokter umum ) dalam bidang Penanganan Kedaruratan Trauma dan Jantung, setelah mengikuti pelatihan BTCLS, peserta pelatihan (Perawat, Bidan dan Dokter umum) di harapkan mempunyai kemampuan dan ketrampilan tentang Penanganan Kedaruratan Trauma dan Jantung serta mampu melaksanakan tugas atau menolong Penderita Gawat darurat seoptimal mungkin dan meningkatkan kemampuan dalam asuhan keperawatan pada klien dengan kegawatdaruratan di Rumah Sakit atau tempat kerja ( Emergency of Nursing ).

Leave a Reply

Close Menu